Picture of dr Zico Paradigma
Atresia Jejunoileal (Case Report)
by dr Zico Paradigma - Wednesday, 4 July 2018, 01:31 PM
 
Midgut adalah bagian intestin yang disuplai oleh arteri mesenterika yang terdiri dari duodenum sampai kolon midtransversum. Gangguan iskemik pada bagian midgut yang sedang berkembang di beberapa tahap perkembangan fetal sudah diterima secara luas sebagai penyebab dari atresia jejunoileal (AJ).1 Gangguan iskemik ini dapat berupa intussusepsi, perforasi, volvulus, strangulasi intestin, atau thromboembolism. Perokok maternal dan penggunaan kokain memiliki hubungan peningkatan kejadian atresia intestinal.4 Angka kejadian pada kedua jenis kelamin memiliki tingkat kejadian yang sama. AJ merupakan penyebab utama dari obstruksi pencernaan neonatus. Insidensi AJ dilaporkan berada di rentang 1 dalam 330 dan 0,9 dalam 10.000 kelahiran hidup. AJ dapat terjadi baik di jejunum atau ileum, dengan atresia tunggal lebih sering secara signifikan (90%) daripada multipel (10%). Grosfeld et al mengklasifikasi malformasi ini dengan tipe I, II, IIIa, IIIb, dan IV. Tipe IIIb, yang sering disebut dengan istilah Apple peel small bowel syndrome adalah salah satu malformasi intestinal berbahya walaupun kelainan ini merupakan kelainan atresia intestinal kongenital paling jarang ditemukan.3 Pada dekade terakhir, manajemen dari neonatus dengan JA sudah meningkat karena perbaikan dalam perawatan intensif neonatal, teknik operasi, penggunaan nutrisi total parenteral, dan anestesia. Peningkatan tersebut sangat mempengaruhi morbiditas dan mortalitas dari pasien ini. Anomali organ lainnya yang berhubungan dengan atresia jejunoileal jarang ditemukan.2 Malformasi yang sering ditemukan bersama AJ adalah kistik fibrosis, malrotasio, dan gastroschisis, dengan total persentase 10% persen kasus. Berat lahir yang rendah dan multiparitas juga ditemukan sebagai salah satu faktor risiko AJ. AJ dilaporkan berhubungan dengan gastrochisis namun hal ini mungkin hasil dari cidera mekanis yang disebabkan oleh eksposure pencernaan terhadap cairan amnion atau tekanan pada intestinal dari tepi defek dinding abdomen. Kontras dengan atresia duodenal yang disebabkan oleh malformasi primer yang disebabkan oleh gagalnya rekanalisasi saat trimester pertama. Kejadian yang sering berdampingan dengan anomali sistem organ lainnya pada pasien atresia duodenal mendukung hipotesis dari gangguan di stadium awal intrauterin.1

Linkfulltext:
https://mega.nz/#!Xw8nHKCC!b_DFlM9S-BIxDNZRoD1hTy9PhnX4-3IzSc6widtLVAE

Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=322

Nama         : Perdhana Kusuma, dr
Judul          : Atresia Jejunoileal (Case Report)
Pembimbing : Suwardi, dr., SpB, SpBA


Pada
Hari/Tanggal :  Kamis, 05 Juli 2018
Jam                 : 07.30 WIB
Tempat           : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV


Penanya Wajib :
1. Mudib, dr
2. Sitti Riri Hafsari, dr
3. Alia Adelina Dina Soraya, dr