E-learning Bedah FK UNS

You are not logged in. (Login)

Skip Main MenuSkip Calendar

Calendar

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 Today Wednesday, 23 May 23 24 25 26
27 28 29 30 31   
Skip Online Users

Online Users

(last 5 minutes)
None

Site news

Picture of dr Zico Paradigma
perbedaan angka keberhasilan muara ureter pada kanker mulut rahim jenis skuamosa cell cancer dengan hidronefrosis yang diberikan atau tidak diberikan phynadzopyride
by dr Zico Paradigma - Wednesday, 23 May 2018, 04:28 AM
 
Kanker serviks merupakan merupakan salah satu kanker yang paling sering menyerang wanita di seluruh dunia, diikuti oleh kanker payudara dan kanker ovarium. Menurut World Health Organization (WHO), kanker jenis ini menempati urutan kedua sebagai kanker yang sering menyerang wanita dan yang terbanyak terjadi di negara berkembang ( Kemenkes RI, 2013 ).

Link Fulltext:
https://mega.nz/#!vgEizBoI!TN9DTyJ20e7A_aeEro6WgPF7B6sCyRWwS3XXfE2POog

Website :
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=295

Nama         : Azis Aimaduddin, dr
NIM.           : S561302008
Judul          : perbedaan angka keberhasilan muara ureter pada kanker mulut rahim jenis skuamosa cell cancer dengan hidronefrosis yang diberikan atau tidak diberikan phynadzopyride

Pembimbing :
1. Wibisono, dr, SpU
2. Dr. Ida Bagus Budhi SA, dr,SpBKBD, MKes

Penguji :
1. Bimanggono Hernowo Murti, dr,Sp
2. Amru Sungkar, dr, SpB, SpBP-RE
3. Joko Purnomo, dr, SpB(k) onk

Pada
Hari/Tanggal :  Kamis, 24 Mei 2018
Jam                 : 08.00 WIB
Tempat           : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV

Penanya Wajib :
1. Tegoeh winandar, dr
2. Megasiwi, dr
3. Prima budi prayogi, dr
Picture of dr Zico Paradigma
Perbedaan Outcome Klinis Penggunaan Drain Intra Abdomen dan Tanpa Drain Intra Abdomen Pada Operasi Perforasi Gaster
by dr Zico Paradigma - Monday, 14 May 2018, 11:27 AM
 
Lambung organ pertama saluran pencernaan dalam cavitas abdominalis.Ia berbentuk buah pir dan dibatasi di superior oleh sphincter esophagus bawah kompeten secara fisiologis dan di inferior oleh sphincter pylorus yang mudah diperlihatkan. Walaupun ia terfixasi pada ujung atas dan bawahnya, namun bagian tengahnya mobile. Dinding lambung mempunyai empat lapisan :tunica serosa diluar, serabut otot polos (tunica muscularis propia), tunica submocosa dan membrana mucosa di dalam. Permukaan luar organ ini dibagi kedalam regio anatomi berdasarkan kira-kira jenis sel yang ditemukan dalam mukosa yang berdekatan.Lambung proksimal (corpus) mengandung banyak komplemen lambung sel parietalis, sumber asam klorida (HCl) dan faktor intrinsik serta sel principalis sumber utama pepsinogen.Jenis sel tambahan mencakup sel epitel permukaan, yang mensekresi mukus dan bikarbonat kedalam lumenlambung, sel mukosa cervix juga mensekresi mukus dan merupakan prekursor kedua sel epitel permukaan dan sel parietalis serta sel mast yang mengandung histamin.Corpusdibatasi di superior oleh cardia (bagian lambung yang tepat dibawah sambungan gastroesophagus)dan fundus (bagian lambung yang terletak di kiri superior terhadap sambungan gastrooesophagus).Cardia dan fundus berbeda dari corpus hanya karena jumlah sel parietalis dan principalis lebih sedikit.Bagian terdistal lambung merupakan anthrum, yang mengandung kelenjar persekresi mukus maupun sel G, sumber hormon gastrin.Lambung mempunyai dua kurvatura, major dan minor serta dua permukaan anterior dan posterior.Lambung anterior dibatasi di superior oleh diafragma, di anterior oleh musculus rectus abdominis dan kanan oleh lobus hepatis sisnistra. Dinding posterior lambung berhubungan dengan pancreas, adrenal sinistra, ginjal dan diafragma.Curvatura gastrica mayor dekat dengan colon transversum, curvatura minor berbatasan dengan hepar.(Mercer, Robinson, 2004)

Linkfulltext:
https://mega.nz/#!a8sExRzS!FHr6p9-P8oZGbA77c2DXsCjlFU_3F8lyzr8RKmB2aHc

Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=294#p379

Nama         : Mario Pohan Silitonga, dr
NIM.           : S561402004
Judul          : Perbedaan Outcome Klinis Penggunaan Drain Intra Abdomen dan Tanpa Drain Intra Abdomen Pada Operasi Perforasi Gaster
 
Pembimbing : 
1. Agus Raharjo, dr, SpBKBD
2. Dr. Untung Alifianto, dr, Sp.BS
3. Dr. Hari Wujoso, dr, SpF, MM

Penguji :
1. Dr. Ida Bagus Budhi SA, dr,SpBKBD, MKes
2. Nunik Agustriani, dr, SpB, SpBA
3. Hanis Setyono, dr, SpBS


Pada 
Hari/Tanggal :  Selasa, 15 Mei 2018
Jam                 : 08.00 WIB
Tempat           : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV 

Penanya Wajib :
1. Suryo Wahyu Raharjo, dr
2. Rizka Vinkan Septiani, dr 
3. Justicia Andhika P, dr 
Picture of dr Zico Paradigma
Post Concussion Syndrome ( Tinjauan Pustaka )
by dr Zico Paradigma - Sunday, 13 May 2018, 08:27 AM
 
Cidera kepala merupakan salah satu cidera yang sering dijumpai diseluruh duinia, dimana cidera otak ringan bertanggung jawab terhadap 70%-90% dari keseluruhan kasus cidera otak. Meskipun diklasifikasikan sebagai ringan berdasarkan  tingkat kesadaran yang normal atau mendekati normal (nilai GCS 13-15) dan adanya periode singkat kehilangan kesadaran atau amnesia paska trauma, sebagian besar pasien mengalami berbagai bentuk gejala seperti pusing, kelelahan, gangguan kognnitif seperti deficit memori dan atensi, bahkan hingga berbulan-bulan paska cidera. Hal ini disebut sebagai post concussion syndrome (Smith et al., 2011)

Linkfulltext:
https://mega.nz/#!j91Bma4L!SqPK6ra9TwVBqIxOe3v1SiXEZRMc1Mn983rhnngaTtI

Website :
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=293#p378

Nama         : Megasiwi, dr
Judul          : Post Concussion Syndrome ( Tinjauan Pustaka )
 
Pembimbing : 
Dr. Untung Alifianto, dr, Sp.BS


Pada 
Hari/Tanggal :  Selasa, 15 Mei 2018
Jam                 : 07.30 WIB
Tempat           : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV 
Picture of dr Zico Paradigma
IJV Phlebectasia
by dr Zico Paradigma - Thursday, 10 May 2018, 11:08 AM
 

Phlebektasia vena jugularis interna merupakan kasus yang jarang ditemukan dimana pasien datang dengan keluhan adanya benjolan pada leher, benjolan bisa muncul bilateral maupun unilateral. Phlebektasia juga dikenal sebagai kista vena kongenital, dilatasi vena esensial atau ektasia vena. Patologi phlebektasia vena jugularis interna meliputi dilatasi sakular atau fusiform pada vena jugularis yang terlihat sebagai masa di leher yang lunak dan kompressibel, benjola ini akan semakin terlihat saat menangis, batuk, bersin, atau juga bisa dicetuskan dengan melakukan manuver valsava. Phlebektasia merupakan kelainan kongenital yang biasanya ditemukan pada anak-anak. Pada umumnya phlebectasia asimtomatik dan ditemukan secara tidak sengaja, dan sering terjadi misdiagnosa sebagai laringikel, dimana pada laringokel merupakan penyebab umum benjolan dileher yang akan membesar dengan manuver valsava pada anak-anak.1

Pada laporan kasus ini kami mempresentasikan pasien laki-laki dewasa dengan phlebektasia unilateral vena jugularis interna sebelah kiri. Kasus ini mendemonstrasikan sebuah kasus yang jarang terjadi, dimana pada umumnya kasus ini terjadi pada anak-anak namun pada kasus ini terjadi pada orang dewas. Lebih lanjut juga diketahui bahwa hanya ditemui 50 kasus phlebektasia vena jugulris interna pada literatur terbaru, dimana kebanyakan diantaranya terjadi pada anak-anak

Linkfulltext:

https://mega.nz/#!30sygLwJ!WZMKvE_PJJNZODbsbhIgnTjJY_DvnoL39VXsUs3kpgw

Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=292

Nama : Muhammad Luthfi Azizi, dr
Judul : IJV Phlebectasia
Pembimbing :
dr. Darmawan Ismail, Sp.BTKV


Pada
Hari/Tanggal :Jumat, 11 Mei 2018
Jam : 09.00 WIB
Tempat Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV

Penanya Wajib :
1.Ricky Masyudha,dr
2. Sitti Riri Hafsari , dr
3. Astri Hapsari drg
Picture of dr Zico Paradigma
kolitis fulminan
by dr Zico Paradigma - Thursday, 10 May 2018, 10:47 AM
 

Kolitis ulseratif merupakan penyakit inflamasi kronik pada usus (inflammatory bowel disease) yang menyebabkan inflamasi yang terus-menerus dan ulkus pada lapisan yang paling dalam pada kolon dan rektum. Ulkus tersebut akan berdarah dan menghasilkan pus, mukus dan inflamasi tersebut menyebabkan pengosongan rektum menjadi lebih sering, sehingga dapat mengakibatkan diare. Kolitis ulseratif menyerupai penyakit Crohn, merupakan jenis lain dari penyakit inflamasi pada usus.1 Tidak seperti dengan penyakit Crohn, yang dapat mengenai setiap bagian dari traktus gastrointestinal, kolitis ulseratif secara khusus hanya melibatkan usus besar.2 Kolitis ulseratif jarang mengenai usus halus, kecuali pada bagian bawah, yaitu ileum.3

Etiologi yang pasti dari kolitis ulseratif tidak diketahui, tetapi penyakit ini memiliki penyebab yang multifaktorial dan poligenik. Kolitis ulseratif merupakan penyakit jangka panjang yang memiliki efek pada emosi dan sosial yang dapat mempengaruhi pasien.2

Linkfulltext:

https://mega.nz/#!S99jjKaJ!3FnUqp3vtsUe_oS5KXE38pYm51cwzbewuexAsB81DOQ

Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=290

Nama : Yosafat Arief Permata Ate, dr
Judul : Kolitis Fulminan
Pembimbing :
Dr. dr Ida Bagus Budhi S. A, Sp.BKBD


Pada
Hari/Tanggal :Jumat, 11 Mei 2018
Jam : 07.00 WIB
Tempat : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV

Penanya Wajib :
1.Donny Artya Kesuma,dr
2Danar Widyatmoko, dr
3.M. Luthfi Azizi dr

Skip LoginSkip Latest News

Latest News

  • 23 May, 04:28
    dr Zico Paradigma
    perbedaan angka keberhasilan muara ureter pada kanker mulut rahim jenis skuamosa cell cancer dengan hidronefrosis yang diberikan atau tidak diberikan phynadzopyride more...
  • 14 May, 11:27
    dr Zico Paradigma
    Perbedaan Outcome Klinis Penggunaan Drain Intra Abdomen dan Tanpa Drain Intra Abdomen Pada Operasi Perforasi Gaster more...
  • 13 May, 08:27
    dr Zico Paradigma
    Post Concussion Syndrome ( Tinjauan Pustaka ) more...
  • 10 May, 11:08
    dr Zico Paradigma
    IJV Phlebectasia more...
  • 10 May, 10:47
    dr Zico Paradigma
    kolitis fulminan more...
Skip Recent ActivitySkip Visitor

Visitor

Flag Counter