A. Latar Belakang
Terputusnya integritas dari kulit, permukaan mukosa, bagian jaringan hingga organ merupakan definisi dari luka. Terbentuknya luka merupakan bagian dari proses suatu penyakit atau dapat juga disebabkan oleh tindakan yang disengaja maupun sebuah kecelakaan (Velnar, 2009).
Prevalensi luka terus meningkat setiap tahunnya. Data hasil Riskesdas tahun 2013 melaporkan bahwa prevalensi luka di Indonesia adalah 8.2%, dengan prevalensi tertinggi terdapat di Sulawesi Selatan sebanyak 12.8% dan prevalensi terendah di daerah Jambi sebanyak 4.5% (Riskesdas, 2013). Cukup tingginya angka kaejadian luka dapat menjadi masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan dan alokasi dana yang tidak sedikit.
Pada dasarnya, luka akan mengalami proses penyembuhan secara fisiologis. Proses tersebut melibatkan banyak sel yang saling berinteraksi (Shaw, 2009). Secara umum, proses tersebut terbagi atas empat fase yang saling tumpang tindih, antara lain: hemostasis, inflamasi, proliferasi, dan remodeling jaringan atau resolusi (Guo & DiPietro, 2010). Salah satunya adalah angiogenesis. Apabila proses tersebut terganggu, maka akan memberikan hambatan pada proses penyembuhan luka.
Oleh karena itu, dibutuhkan suatu antioksidan yang akan melawan stres oksidatif agar proses penyembuhan luka tidak terganggu. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui efek pemberian propolis sebagai antioksidan dan menghubungkannya dengan menilai kualitas angiogenesis pada jaringan granulasi pada tikus putih jantan model skin graft.
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=481
Selamat malam,
Ijin menyampaikan jarkom ilmiah.
Diharap kehadiran seluruh residen bedah pada presentasi tugas ilmiah :
1. Nama : Hillan Akbar, dr.
Judul : Current management of open fracture
Pembimbing :
1. Rieva Ermawan, dr, Sp.OT(K)
Pada :
Hari/ Tanggal : Selasa, 31 Maret 2020
Jam : 10.00 WIB
Tempat : via zoom
Demikian atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Kepala Program Studi
Dr. dr. Kristanto Yuli Yarso, Sp.B(K)Onk
NIP. 19750731 2006041 001
Penanya Wajib :
1. Meily Anggreini, dr
2. Riza Setya Agrensa, dr
3. Satrio Sarwo Trengginas, dr
Fulltext:
https://mega.nz/#!j9VxTIBA!9BI41OmDavAnqGH3J9CL2z2SuoS13x8GrQ_wEyOgQ6U
Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=479