Saat ini bebas nyeri sudah menjadi hak asasi manusia, sehingga seorang dokter harus mampu mengelola apapun penyebabnya, utamanya nyeri pasca bedah, namun pengelolaan nyeri belum optimal dan masih sering diabaikan. Diperkirakan setengah dari prosedur pembedahan, penanganan nyeri tidak ditangani secara adekuat. Sekitar 80% pasien yang menjalani pembedahan mengalami nyeri akut pasca bedah. Empat puluh persen pasien mengalami nyeri sedang dan berat selama 24 jam pertama setelah operasi (Apfelbaum, 2003).
Link fulltext:
https://mega.nz/#!311mkAiT!urrKlPr0cac-60n2Yl7k8PYRsr76awXe7eJ07ProVaI
Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=239
Nama : Dina Hidayat, dr
Judul : Perbedaan Efek Analgetik pada Pemberian Analgetik Ketoprofen Suppositoria dan Ketoprofen Injeksi Intravena Terhadap Rasa Nyeri Pada Pasien Pasca Hemoroidektomi
Pembimbing :
1. Agus Rahardjo, dr, SpB(K)BD
2. DR. Untung Alifianto, dr, SpBS
3. R. Supraptomo Th, dr, SpAn
Penguji Bedah
1. DR. Ida Bagus Budhi Satya, dr, SpB(K)BD, Mkes
2. Soebandrijo, dr, SpB, SpBTKV
3. Amru Sungkar, dr, SpB, SpBP-RE
Pada
Hari/Tanggal : Rabu, 10 Januari 2018
Jam : 09.30 WIB
Tempat : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV
Penaya wajib
1. Andi Fitrani, dr
2. Aulia Thabrani, dr
3. Alfian Fahmi, dr