Picture of dr Zico Paradigma
Perbandingan Efikasi dan Efek Samping antara Silodosin dengan Tamsulosin pada pasien BPH LUTS
by dr Zico Paradigma - Monday, 30 April 2018, 12:25 PM
 
Benign prostatic hyperplasia (BPH) merupakan karakteristik patologi yang ditandai proliferasi sel abnormal di zona transisi, menyebabkan perubahan struktur disertai pembentukan nodul yang terdiri dari jaringan stroma, fibroblast, sel otot polos dan stroma fibromuskuler atau jaringan glanduler. Prevalensi BPH diperkirakan meningkat pada dekade tiga, dari 5-10% mencapai 90% pada pria diatas 85 tahun. Prevalensi Lower Urinary Tract Symptomps (LUTS) sendiri meningkat tajam dalam dekade terakhir. Penelitian Litman dan McKinlay memprediksi sebanyak 52 juta manusia dewasa menderita LUTS pada tahun 2025. Satu dari empat pria menjalani operasi untuk mengatasi keluhan LUTS. Sebanyak 50% populasi pria usia diatas 51-60 tahun ditemukan menderita LUTS yang berkaitan dengan BPH. Hampir 50% pria diatas 50 tahun memiliki International Prostate Symptom Score (IPSS) sedang-berat, kemungkinan pancaran kencing maksimum
Link fulltext:
https://mega.nz/#!uk9BlCTb!7FOSurFIIQ3AVycQTSTu4UKGdFYa9_FACig93ukGaN0

Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=284

Nama : Andi Fittrani, dr
Judul : Perbandingan Efikasi dan Efek Samping antara Silodosin dengan Tamsulosin pada pasien BPH LUTS

Pembimbing
1. Wibisono, dr, SpU
2. Dr. Ida Bagus Budhi SA, dr, SpBKBD, Mkes

Penguji :
1. Setya Anton Tusarawardaya, dr, SpU
2. Bimanggono Hernowo Murti, dr, SpU
3. Amru Sungkar, dr., Sp.B, Sp.BP-RE

Pada
Hari/Tanggal : Rabu, 2 Mei 2018
Jam : 08.30 WIB
Tempat : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV

Penanya Wajib :
1. Herendra Medirhiza, dr
2. Johannes R Marpaung, dr
3. Hanum Faeni, dr