E-learning Bedah FK UNS

You are not logged in. (Login)

Skip Main MenuSkip Calendar

Calendar

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31   
Skip Online Users

Online Users

(last 5 minutes)
None

Site news

Picture of dr Zico Paradigma
Necroticans Enterocolitis
by dr Zico Paradigma - Wednesday, 17 October 2018, 03:45 AM
 
BAB I
PENDAHULUAN
Necrotizing enterocolitis (NEC ) merupakan penyebab tertinggi dari angka kematian dan angka kecacatan di Neonatal Intensive Care Unit ( NICU) di sepenjuru dunia. Kemajuan dalam perawatan perinatal dan neonatal telah memberikan kontribusi dalam pertumbuhan populasi bayi prematur yang berisiko NEC.(1)
Neonatal Necrotizing Enterocolitis (NEC) merupakan keadaan darurat yang mengancam kehidupan di traktus gastrointestinal pada periode bayi baru lahir.

https://mega.nz/#!zp1SGCKL!o7dcFhzK3afmL90rnjTuFqSQCLUEL6_lJFmuK0oIhsw

Pembacaan ilmiah: dr.ibnu yudistiro
Juful: Enterocolitis Necroticans

Penanya wajib:
dr.David perdana
dr. Justicia
dr. Alia
Picture of dr Zico Paradigma
Perbedaan Rasa Nyeri Insisi Kocher dan Insisi Midline pada Pasien Pasca Operasi Laparotomy Kolesistektomi
by dr Zico Paradigma - Monday, 1 October 2018, 04:37 AM
 
Kolelitiasis adalah material atau kristal tidak berbentuk yang terbentuk dalam kandung empedu, komposisi dari kolelitiasis adalah campuran dari kolesterol, pigmen empedu, kalsium dan matriks

Link fulltext:
https://mega.nz/#!74FSXCga!b_PV2Ni2VmHQllb2XdfV9hFGJcHJQ-YJY72xvFzg2Q8

Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=345

Nama         : Agus Yulianto, dr.
Judul          : Perbedaan Rasa Nyeri Insisi Kocher dan Insisi Midline pada Pasien Pasca Operasi Laparotomy Kolesistektomi

Pembimbing :
1. Agus Rahardjo, dr., SpKBD
2. Dr. Untung Alifianto, dr., SpBS
3. R. Supraptomo Th,dr., SpAn

Penguji :
1. Dr. Ida Bagus Budhi Surya Adnyana, dr., SpBKBD, MKes
2. Amru Sungkar, dr., SpB, SpBP-RE
3. Suwardi, dr., SpB, SpBA

Hari/Tanggal : Selasa, 2 Oktober 2018
Jam                 : 08.00 WIB
Tempat           : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV

Penanya Wajib :
1. Muhammad Galih Widodo, dr.
2. Ricky Dwi Nur T, dr.
3. Kartika Widyanto, dr.

Picture of dr Zico Paradigma
Perbedaan Efek Bovine Graft dan Iliac Crest Bone Graft Terhadap Penutupan Defek Tulang Pada Alveolar Bone Graft
by dr Zico Paradigma - Saturday, 29 September 2018, 10:14 AM
 
Cleft lip and palate (CLP) atau celah bibir dan langitan merupakan kasus kelainan kongenital craniofacial yang sering ditemukan oleh para ahli Bedah Plastik. Penatalaksanaan yang berhasil pada kasus ini membutuhkan tehnik operasi yang baik, pemahaman yang mendalam mengenai abnormalitas anatomi dan pemahaman terhadap aspek tiga dimensi estetika wajah. Penatalaksanaan CLP memerlukan kolaborasi dari tim yang terdiri dari multi disiplin ilmu, antara lain ahli Bedah Plastik, ahli Orthodonti, ahli THT dan speech therapist. Setiap spesialisasi punya peran yang tidak tumpang tindih tapi saling melengkapi dalam menangani penderita CLP secara paripurna (Marzoeki et al, 2002).

Link fulltext:
https://mega.nz/#!6x1hxJ5S!tUiAkf-sFWml7EGDqVlfJQ4ujYFNfbUOwFzZ9nRWE3c

Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=345

Nama         : Ruzbih Bahtiar., dr
Judul          : Perbedaan Efek Bovine Graft dan Iliac Crest Bone Graft Terhadap Penutupan Defek Tulang Pada Alveolar Bone Graft

Pembimbing :
1. Dewi Haryanti Kurniasih, dr., SpBP-RE
2. Dr. Untung Alifianto, dr., SpBS
3. Dr. Hari Wujoso, dr., SpF, MM

Penguji Bedah :
1. Amru Sungkar, dr., SpB, SpBP-RE
2. Dr. Kristanto Yuli Yarsa, dr., SpB(K)Onk

Penguji Pasca :
1. Prof. Dr. Muchsin Doewes, dr., SU, AIFO, MARS
2. Dr. Ida Bagus Budhi Surya Adnyana, dr., SpBKBD, MKes

Hari/Tanggal : Senin, 1 Oktober 2018
Jam                 : 09.00 WIB
Tempat           : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV


Penanya Wajib :
1. Aulia Thabrani, dr
2. Fandi Ahmad, dr
3. Justicia Andhika P, dr
Picture of dr Zico Paradigma
Mediastinitis Akut (Case Report)
by dr Zico Paradigma - Wednesday, 26 September 2018, 02:16 AM
 
Mediastinitis adalah penyakit yang jarang ditemukan dan cukup sulit dalam diagnosisnya. Walaupun demikian, diagnosis dini sangatlah penting karena tingginya angka mortalitas bila terlambat terdiagnosis serta tidak tepat dalam penatalaksanaannya. Di Amerika Serikat, sebanyak 1-2% kasus bedah jantung (±300.000 kasus) tiap tahunnya memiliki komplikasi mediastinitis.

Link fulltext:
https://mega.nz/#!jx8THKhY!A1pHNqB6eaDMFwMc2CeUh3xOe69OO-pqOVgQwj_I-Xc

Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=344

Nama         : Linda Jana S., dr
Judul          : Mediastinitis Akut (Case Report)

Pembimbing :
Darmawan Ismail, dr., SpBTKV

Pada
Hari/Tanggal : Kamis, 27 September 2018
Jam                 : 07.30 WIB
Tempat           : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV

Penanya Wajib :
1. Ricky Masyudha, dr
2. Zaltri Rhani Lebang, dr
3. Ronaldo Bafit, dr
Picture of dr Zico Paradigma
Mastopexy in Management of Gynecomastia in Kallman Syndrome (Case Report)
by dr Zico Paradigma - Sunday, 2 September 2018, 08:54 AM
 
Gynaecomastia is defined as a benign enlargement of the male breast. It is a common condition, with a prevalence in young patients as high as 38%. The condition may be caused by an increase in the effective oestrogen–testosterone ratio, which can be either physiological or pathological. In most cases of physiological gynaecomastia reassurance is all that is needed. Treatment of any underlying cause is important, but may fail to resolve the breast development, especially if it has been present for some time. Specific treatment of the enlarged breast is indicated if the gynaecomastia causes sufficient pain, embarrassment or emotional discomfort to interfere with the patient’s daily life. The two treatment options are medical therapy and surgical removal. Medical therapy is probably most effective during the active proliferative phase of gynaecomastia. Danazol, clomiphene, testolactone and tamoxifen have been used. If a trial period of medical therapy is unsuccessful or if the gynaecomastia has been present for several years and is bothersome to the patient, then the breast glandular tissue should be removed surgically.

Link fulltext:
https://mega.nz/#!m9FUhApJ!LKLzOP1F_vViXHhsKV-v9zqE99D9YUSCj0BspQBKgUE

Website:
http://bedahfkuns-elearning.com/learning-system/mod/forum/discuss.php?d=343

Nama         : Danar Widyatmoko, dr
Judul          : Mastopexy in Management of Gynecomastia in Kallman Syndrome (Case Report)

Pembimbing :
Dr. Kristanto Yuli Yarsa, dr., SpB(K)Onk

Pada
Hari/Tanggal : Senin, 03 September 2018
Jam                 : 08.30 WIB
Tempat           : Ruang Pertemuan Bedah Anggrek IV

Penanya Wajib :
1. Tegoeh Winandar, dr
2. Alfian Fahmi, dr
3. Bagus Aris Madani, dr

Skip LoginSkip Latest News

Latest News

  • 17 Oct, 03:45
    dr Zico Paradigma
    Necroticans Enterocolitis more...
  • 1 Oct, 04:37
    dr Zico Paradigma
    Perbedaan Rasa Nyeri Insisi Kocher dan Insisi Midline pada Pasien Pasca Operasi Laparotomy Kolesistektomi more...
  • 29 Sep, 10:14
    dr Zico Paradigma
    Perbedaan Efek Bovine Graft dan Iliac Crest Bone Graft Terhadap Penutupan Defek Tulang Pada Alveolar Bone Graft more...
  • 26 Sep, 02:16
    dr Zico Paradigma
    Mediastinitis Akut (Case Report) more...
  • 2 Sep, 08:54
    dr Zico Paradigma
    Mastopexy in Management of Gynecomastia in Kallman Syndrome (Case Report) more...
Skip Recent Activity

Recent Activity

Activity since Friday, 19 October 2018, 11:01 AM

Nothing new since your last login

Skip Visitor

Visitor

Flag Counter